Tips Membeli Helm Online Yang Baik dan Aman

Tips Membeli Helm

Selamat datang kembali di website pribadiku. Kalau sebelumnya aku berbagi tentang konsultan IT, nah kali ini aku mau bahas yang lain. Yang aku mau bahas kali ini adalah tentang pengalamanku dalam membeli helm secara online. Aku baru beli helm secara online. Karena aku baru beli sepeda motor dengan gaya retro, jadinya aku mau cari juga helm dengan gaya retro, supaya seragam. Nah, waktu cari di toko helm di sekitar tempat tinggal, stok helm retronya masih kosong. Nah makanya akhirnya aku kepikiran untuk membeli helm secara online. Akhirnya dapat helmnya dan kemudian aku pesan. Beberapa waktu kemudian helm yang dinanti pun datang. Waktu aku coba ternyata helmnya kekecilan. Wah sayang sekali. Akhirnya karena hal itulah akhirnya aku membuat artikel tentang Tips Membeli Helm Online Yang Baik dan Aman.

Helm Yang Baik dan Aman Adalah Helm Dengan Ukuran Sesuai Kepala

Aku baru sadar juga sih, ternyata helm itu punya ukuran juga. Selama ini aku pikir semua helm pasti muat di semua kepala. :D. Nyatanya semua helm itu punya ukuran masing-masing. Ya iyalah, kan ada helm untuk anak-anak juga kan, pasti ukurannya beda dengan punya orang dewasa. Nah ternyata helm itu punya ukuran seperti baju, ada yang M, L, XL dan juga XXL. Aku tidak tahu apakah ada ukuran lain selain itu, tapi kira-kira itulah ukuran yang umum. Jadi carilah ukuran yang sesuai dengan ukuran kepala anda, jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil atau pas. Karena kalau kebesaran, jadinya bisa goyang-goyang pas dipakai di kepala. Kalau kekecilan alau terlalu pas, malah bisa bikin kepala sakit karena terlalu ketat.

Lah, kalau beli online gimana cara ngetestnya di kepala bro?

Beli Helm Online, Tapi Testing Offline

Testing offline? Apa maksudnya? Tenang saya bisa jelaskan. Testing offline yang aku maksud adalah, sebelum membeli helm secara online kita bisa melakukan uji coba helm yang serupa atau mirip di toko helm yang ada di sekitar kita. Ya kan gak harus beli kalau mau datang ke toko kan. Jadi bisa dicari helm mana yang kira-kira mirip dengan helm yang kita incar kemudian kita coba ukuran mana yang pas di kepala kita. Kalau sudah ditest duluan, resiko helm yang kekecilan atau kebesaran dapat berkurang karena kita sudah coba duluan. Jadinya waktu helmnya sudah sampai di kepala eh di tempat kita, kita bisa langsung pakai dengan baik dan aman karena ukurannya sudah pas.

Terlanjur Beli Helm Online Kekecilan atau Kebesaran

Nah gimana kalau memang kita sudah terlanjur membeli helm yang tidak sesuai dengan ukuran kepala seperti yang saya alami? Nah, tenang. Punya helm tidak pas itu berat, biar aku saja. Nah, saranku kalau uji coba helm yang sudah diterima, label apapun yang ada di helm jangan dilepas dulu. Mengapa? Supaya kalau memang niatannya mau dijual kembali, kondisinya masih kelihatan baru. Jadinya kalau kita berniat untuk menjual helm itu kembali, akan menjadi lebih gampang. Karena kualitasnya masih terjamin, termasuk label-labelnya. Sehingga kalau mau dijual pun nanti harganya masih bisa dijual bahkan sesuai dengan harga kita membelinya. Saranku sih lebih baik helmnya dijual saja kalau tidak pas dan nyaman di kepala, supaya menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat berkendara.

Nah itu dia Tips Membeli Helm Online Yang Baik dan Aman. Kalau kalian ada tanggapan bisa ditinggalkan di kolom komentar ya. Semoga informasinya bermanfaat. Sampai jumpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *